Berita

DP3AP2KB Minta Remaja Terlibat Cegah Stunting Sejak Dini

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini di hulunya, yaitu dengan melibatkan remaja.

Sebab, peran remaja sangat penting, terutama bagi remaja putri yang kelak akan menikah dan melahirkan anak. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri Kolaborasi Bareng Komunitas (Kongko) Pembangunan Anak dan Remaja di Bajawa Kafe, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (24/10/23).

“Karena mereka calon pengantin apabila ibunya menerapkan pola hidup sehat akan melahirkan anak yang sehat juga, begitu juga dengan laki-laki yang harus mengerti tentang perilaku hidup bersih dan sehat agar bisa mengedukasi dalam tumbuh kembang anaknya,” kata Nessi, usai acara tersebut.

Dia menuturkan, asupan makanan remaja harus tercukupi gizi yang seimbang, serta mengonsumsi tablet tambah darah agar tidak anemia. Dengan begitu, diharapkan nantinya anak yang dilahirkan menjadi sehat dan terpenuhi tumbuh kembangnya.

Lanjut Nessi, Pemerintah Kota (Pemkot) akan melibatkan anak-anak dan remaja untuk pencegahan kasus stunting baru (zero new stunting). Mereka akan dilibatkan dalam upaya preventif, yaitu mengajak remaja putri rutin minum tablet tambah darah.

“Pemkot Depok konsen juga dalam upaya pembangunan infrastruktur sejalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusianya,” tuturnya.

“Oleh karena itu, aspirasi dari anak-anak dan remaja untuk pembangunan kota akan diteruskan dalam Forum Group Discussion (FGD) isu strategis,” katanya

“Mudah-mudahan bisa terus bantu dalam semua program,” pungkas Nessi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *