Berita

Cegah Kekerasan di Sekolah Libatkan Pelajar

Para pelajar berdiskusi kelompok tentang cerita yang akan mereka presentasikan. (Arsyil/Diskominfo)

 

depok.go.id – Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok menyiapkan duta Stop Kekerasan Pada Anak (SKPA) dari kalangan pelajar. Ratusan pelajar SMP dan SMA se-Kota Depok inilah yang bertugas mengedukasi, baik teman sebaya atau adik kelasnya untuk bersatu melawan kekerasan.

Kepala Bidang (Kabid) Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak DPAPMK Kota Depok, Yulia Oktavia mengatakan, para pelajar yang dilibatkan dalam pelatihan mendongeng untuk sosialisasi pencegahan kekerasan ini, merupakan lanjutan dari pelatihan public speaking yang digelar tahun 2017. Pihaknya menyiapkan dua angkatan, masing-masing angkatan berjumlah 50 pelajar SMP dan SMA se-Kota Depok.

“Setelah dilatih kemampuan berbicara di depan umum. Kapasitas mereka kita tingkatkan lagi, yaitu mendongeng,” katanya, di Wisma Hijau, Cimanggis, Senin (26/03/2018).

Dikatakannya, usai mengikuti pelatihan hingga 29 Maret mendatang, setiap peserta mendapatkan tugas untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di lingkungan masing-masing. Mulai dari sekolah, rumah, atau tempat lainnya. Mereka diwajibkan membuat laporan kegiatan mendongeng disertai dengan dokumentasinya.

“Kita akan pantau selama sebulan, yang lolos akan kita beri sertifikat, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi mereka,” katanya.

Sementara itu, peserta yang berasal dari SMPN 2 Depok, Abdillah bersyukur bisa terpilih sebagai duta pendongeng. Dia mengakui, mendongeng adalah salah satu hobinya sejak lama.

“Melalui kegiatan ini, minat dan bakat saya juga tersalurkan. Selain itu, mendapatkan pelajaran dan bekal yang luar biasa dari para pemateri,” tutupnya.

Penulis:  Pipin Nurullah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *